BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Analisis Univariat
Setelah dilakukan pengumpulan data, langkah berikutnya adalah melakukan
pengolahan data agar data yang masih terkesan bertebaran dapat disusun sehingga
lebih mudha dimanfaatkan dalam analisis oleh alat analisisnya untuk menjawab
tujuan penelitian.1
Data dianalisa menggunakan statistik deskriptif untuk mendapatkan dalam bentuk
tabulasi, dengan cara memasukkan seluruh data kemudian diolah secara statistik
deskriptif yang digunakan untuk melaporkan hasil dalam bentuk distribusi
frekuensi dan prosentase (%) dari masing-masing item.
Penelitian analisis univariat adalah analisa yang dilakukan menganalisis tiap
variabel dari hasil penelitian (Notoadmodjo, 2005 : 188). Analisa univariat
berfungsi untuk meringkas kumpulan data hasil pengukuran sedemikian rupa
sehingga kumpulan data tersebut berubah menjadi informasi yang berguna.
peringkasan tersebut dapat berupa ukuran statistik, tabel, grafik. Analisa
univariat dilakukan masing–masing variabel yang diteliti.2
Seorang peneliti dapat menguji satu atau lebih perlakuan pada satu kelompok
atau lebih yang dibentuk. Untuk menguji tentu diperlukan analisis statistik
yang sesuai dengan maksud statistiknya (korelasi, komparasi, pengaruh, dan
lain-lain).3
Analisis terhadap satu perlakuan yang dimaksudkan adalah analisis secara
statistik untuk menguji hipotesis yang berkenaan dengan kualitas sebuah
perlakuan seperi baik/jelek, berhasil/gagal, memuaskan/mengecewakan) atau
rata-rata atau normal tidaknya sebuah sebaran data.4 Biasanya
analisis univariat dilakukan untuk mengetahui distribusi frekuensi,
kecenderungan tengah, dan penyebaran.
